Language in Diversity

PARA PENULIS DUNIA

PARA PENULIS DUNIA

          Di dalam pengetahuan inilah dikenal berbagai ilmu, berbagai moral, berbagai seni yang keseluruhan disebut dengan logika, etika dan estetika, apabila antara ketiganya dipisahkan disebut dengan sekularisme, karena membedakan kehidupan dunia yang dikaji menurut berbagai disiplin ilmu dipisahkan dengan kehidupan akhirat yang dikaji para agamawan, kendati para agamawan itu sendiri dianggap moralis, kecuali pencari kebenaran itu sendiri. Apa, bagaimana dan untuk apa kegunaan ilmu itu sendiri perlu dipertanyakan dalam keberadaan filsafat ilmu, apakah ilmu terpisah dengan moral dan terpisah pula dengan seni, adalah pertanyaan berikutnya.

          Ilmu adalah suatu obyek ilmiah yang memiliki sekelompok prinsip, dalil, rumus, yang melalui percobaan yang sistematis dilakukan berulang kali, telah teruji kebenarannya, prinsip-prinsip, dalil-dalil, rumus-rumus mana dapat diajarkan dan dipelajari (Sondang Siagian) ilmu adalah pengetahuan yang tersusun sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, pengetahuan mana selalu dapat diperiksa  dan ditelaah dengan kritis oleh setiap orang lain yang mengetahuinya (Soejono Soekanto) Itulah sebabnya syarat-syarat ilmu harus memiliki obyek, terminologi, metodologi, filosofis dan teori yang khas (Prajudi Atmosudirdjo) atau memiliki obyek, metode, sistematika yang khas dan musti  universal (Hadari Nawawi).

          Ilmu adalah tiap kesatuan pengetahuan di mana masing masing bagian bergantungan satu sama lain yang teratur secara pasti menurut azas azas tertentu (Van Poelje) ilmu sebagai sekelompok pengetahuan teratur yang membahas sesuatu sasaran tertentu dengan pemusatan  perhatian kepada satu atau segolongan masalah  yang terdapat pada sasaran itu untuk memperoleh keterangan keterangan yang mengandung kebenaran (The Liang Gie)

          Pengetahuan (knowledge) yang dapat dikenali (identify), dapat diterangkan (explain), dapat dilukiskan (describe), dapat diperkirakan (predict), dapat dinalisis (diagnosis), dan dapat diawasi (controll) akan menjadi suatu ilmu (science) (Taliziduhu Ndraha).

          Dari pendapat tersebut di atas maka setiap ilmu sudah pasti pengetahuan  tetapi setiap pengetahuan belum tentu ilmu, kemudian syarat yang paling penting untuk keberadaan suatu pengetahuan disebut ilmu  adalah adanya obyek, baik obyek material maupun obyek formal. Pengetahuan yang bukan ilmu dapat saja berupa pengetahuan tentang seni dan pengetahuan tentang moral yang akan penulis uraikan setelah uraian ini.

          Saat ini tampaknya sebagian besar para pakar membagi ilmu atas ilmu-ilmu eksakta dan ilmu ilmu sosial yang pada satu titik tertentu sangat sulit dibedakan namun pada titik yang lain sangat berbeda satu sama lain, perbedaan tersebut adalah sebagai berikut.

          Ilmu-ilmu eksakta kesemuanya mempunyai obyek fakta-fakta, dan benda-benda alam serta hukum-hukumnya pasti dan tidak dapat dipengaruhi oleh manusia, sedangkan ilmu-ilmu sosial hukum-hukumnya relatif tidak sama dalam berbagai ruang dan waktu, dibandingkan ilmu-ilmu eksakta (ilmu pasti) dalam arti selalu ada perubahan tergantung situasi dan kondisi lingkungan, bahkan bisa dipengaruhi dan diatur oleh manusia.

          Berikut ini adalah para penulis baik yang atheis, pembenci tuhan, sekuler murni, setengah sekuler maupun penggabung ilmu dengan agama.

1. Alberth Camus

          Alberth Camus  lahir di Mondove Aljazair pada tanggal 7 Nopember 1913, dari kecil dia bergelut  dengan kemiskinan keluarganya, ayahnya meninggal waktu dia masih berumur setahun, Camus menyelesaikan sekolah menengah  selama tujuh tahun dan tamat tahun 1930 serta kemudian dilanjutkan ke Fakultas Filsafat

          Dia memulai pekerjaannya sebagai wartawan sambil main drama keliling dalam pada itu ia bertemu jodoh dan menikah untuk pertama kalinya yang bertahan selama setahun, perceraiannya dengan isteri pertamanya membuat dirinya menjadi melankolis  dan menulis novel L’Envers et Endroit pada tahun 1937 yang memperlihat pendiriannya tentang filsafat kehidupan,  setahun kemudian dia menikah untuk kedua kalinya

          Dia mulai jelas tampak kepengarangannya adalah  dalam masa perkawinan kedua ini,  dengan menulis The Stranger, (1946), the Plague (1948) the Fall (1957 ), the Exile and the Kingdom (1958) The Rebel (1954).  pada tahun 1957 dia memperoleh hadiah nobel karena tulisannya tentang kemanusiaan, Sebenarnya Camus hanya orang yang bicara indah-jelek, tetapi tidak pernah bicara baik-buruk apalagi benar-salah

          Pada  tanggal 4 januari 1960 Arlberth Camus mengalami kecelakaan berat, hal inilah yang merenggut nyawanya,  dia meninggal dunia dalam pencariannya, lalu dikebumikan di Villeblevin

2. Jean Paul Sartre

          Jean Paul Sartre lahir 21 juni 1905, beliau  seorang penganut faham eksistensialisme, beliau sangat mengandalkan bahwa  kehidupan ini seratus prosen ditentukan oleh perjuangan manusia itu sendiri,  antara lain beliau mengatakan :

          “Man is nothing else but whats he makes him self

          (artinya manusia tidak lain dari pada bagaimana dia menjadikan dirinya sendiri)

          Jadi sangat kecil kemungkinan dia mempercayai takdir,  karena perjuangan baginya harus dilaksanakan  dengan gigih secara maksimal,  sebagaimana dikatakannnya antara lain sebagai berikut :

          “Man is nothing else but his plan , he exist only to the extent that he fulfills him selfs, he is therefore nothing else than the ensemble of his acts, nothing else than his life

(artinya manusia tidak lain adalah rencananya sendiri, dia berbuat hanya sejauhmana dia memenuhi dirinya sendiri, oleh karena itu, maka dia tidak lain dari pada kumpulan tindakan-tindakan , tidak lain dari pada kehidupannya sendiri)

          Jadi Jean Paul Sartre memang dalam kelompok yang mempercayai kehendak bebas manusia,  tetapi kemudian dia juga tahu akan keterbatasan manusia, namun demikian bukanlah dia mempercayai determinisme religius, tetapi determinisme materialistik sedikit banyaknya sebagaimana dikatakannya berikut ini :

          “I still believe thet individual freedom is total, ontologically speaking, but on the other hand  I am more and more convinced that this freedom is conditioned and limited  by circumtances

(saya masih percaya bahwa kebebasan individu adalah total, demikianlah dalam bangunan  ontologis , di lain pihak saya semakin menjadi yakin bahwa kebebasan ini ditentukan dan dibatasi oleh berbagai keadaan)

3. Friederich Nietzsche

          Frederich Nietzsche lahir pada tanggal 15 Oktober 1844 di Rocken Saxony Jerman, ayahnya adalah seorang Prusia yang meninggal dunia ketika Nietzsche masih kecil, ayahnya tersebut bekerja sebagai pemotong hewan di negerinya, sepeninggal ayahnya Nietzsche tinggal bersama ibu kandungnya,  neneknya, dua bibinya yang tetap perawan sampai tua dan adik perempuannya tinggal bersamanya, hal ini membuat Nietzsche satu-satunya laki dalam keluarga, sehingga dia berbuat sekehendak hatinya, yang akhirnya kita kenal Nietzsche sebagai orang yang melecehkan Tuhan.

          Soal kegilaan Nietzsche boleh jadi  karena penyakit turunan keluarganya, karena ayah dan kakeknya juga menderita sakit jiwa pada akhir hidupnya, jadi bukan karena Nietzsche tidak siap untuk mengkaji, mempelajari, menulis dan membahas Tuhan. Selama pendidikannya mulai dari sekolah lanjutan sampai dengan perkuliahannya di Universitas Bonn dan Universitas Leipzig (keduanya membahas teologi agama Kristen) tampak nilai Nietzsche sangat memuaskan, atau karena dogma Kristen itu sendiri yang membuat otak logika Nietzsche menolaknya yang ingin bebas

          Dari karangan-karangan Nietzsche yang populer berikut ini, maka  kita akan lebih mengenalnya yaitu antara lain adalah :

          Kebenaran menurutku hal ini tidak berarti harus  merupakan anti thesis terhadap kesalahan, akan tetapi dalam kasus-kasus yang lebih fundamental, hanyalah gambaran dari berbagai kesalahan yang paling berhubungan satu sama lain, barangkali ada suatu kesalahan yang muncul lebih dulu, yang lebih mendalam ketimbang yang lainnya  dan bahkan tidak bisa dihapuskan … … Bagaimanakah mungkin hanya karena alasan ini  lalu muncul kebenaran, dalil macam ini akan membuat marah para ahli logika yang menempatkan keterbatasan mereka sebagai keterbatasan segala sesuatu.

                                                                                               dalam Will to Power

          Apa artinya monyet bagi manusia, sebuah figur yang menyenangkan atau sesuatu yang memalukan, manusia akan tampil persis seperti monyet di depan Superman.

                                                                                              dalam   Zarathustra

          Tuhan sudah mati, hiduplah menentang bahaya, apakah obat terbaik, ya kemenangan …

… Obat yang paling baik untuk menyembuhkan cinta  adalah obat yang telah diketahui sepanjang zaman, yaitu membalas cinta itu sendiri

                                                                                               dalam The Dawn

          Sama sekali tidak ada fenomena moral, yang ada hanya penafsiran moral atas fenomena

                                                                                             dalam Beyond Good and Evil

          Kepercayaan (iman) adalah musuh yang lebih berbahaya  bagi kebenaran, di bandingkan dengan kebohongan

                                                                                            dalam Human   

          Sebenarnya tidak satupun orang-orang yang berpengaruh dalam hidup Nietzsche termasuk gurunya sendiri, ibu kandungnya, teman-temannya, karena dia ingin bebas. Itulah sebabnya tanpa peduli Nietzsche berzina dengan banyak pelacur, yang diakuinya sendiri kepada teman-temannya, ketika dia baru saja meninggalkan lokasi pelacuran dan ditulisnya dalam karangannya sebagai berikut :

          Aku belum pernah menemukan seorang perempuan yang bisa membuatku  ingin mempunyai anak, kecuali bila perempuan itu adalah apa yang kucintai , sebab aku mencintaimu, oh Keabadian

          Kini Nietzsche telah mati, dia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1900 setelah bergentayangan dalam keadaan gila di jalan-jalan kota Turin selama satu tahun, dia mencari tuhan yang Maha Abadi yang tidak pernah dijumpainya

4. Anthony Giddens

          Anthony Giddens adalah penulis buku The Third Way (Jalan Ketiga) yang terkenal itu, bahkan buku itu membuat dua orang besar dunia di awal abad millenium ini yaitu Tony Blair (PM Inggeris) dan Bill Clinton (Presiden Amerika Serikat) membahas buku ini yaitu adanya ideologi jalan ketiga.

          Berikut ini adalah tabel yang dikemukakan oleh Anthony Giddens yang penulis modifikasi dengan memasukkan kemungkinan yang dikhawatirkan tersebut yaitu paradigma pemikiran Islam.

TIGA PARADIGMA IDEOLOGIS

IDEOLOGI PERTAMA (THE FIRST WAY)

SOSIALISME KOMUNIS

(FAHAM KIRI)

IDEOLOGI KETIGA

(THE THIRD WAY)

PEMERINTAHAN

ISLAM

(JALAN LURUS DI  TENGAH)

IDEOLOGI KEDUA

(THE SECOND WAY)

LIBERALISME

KAPITALIS

(FAHAM KANAN)

BOLD STATE

KOLEKTIVITAS

KOOPERATIF

EGALITARIAN

PROTEKSI

AMARMARUFNAHIMUNGKAR

TRANSPARANSI

WASATHAN

PROFESIONALISME

KEKUASAN DAN PELAYANAN

NO STATE

PASAR

OTORITARIANISME

FEODALISTIK

WELFARE

          Jadi setelah bubarnya sosialisme komunis di Eropah Timur (seperti bubarnya negara-negara Komunis seperti Uni Sovyet, Ceko Slawakia, Yugoslavia) maka dianggap dengan kemunduran jalan pertama (The First Way) yang segera digantikan kembali oleh liberalisme kapitalis (seperti negara negara Amerika Serikat, Inggeris, Perancis dan lain lain), yang semula memberikan jurang pemisah kepada antara kaum buruh dan konglomerat (The Seccond Way) namun dikhawatirkan  ada jalan lain yang perlu dipertimbangkan yaitu paradigmna yang disebut Giddens dengan Jalan Ketiga (The Third Way)

5. Francis Fukuyama

          Francis Fukuyama lahir pada tanggal 27 oktober 1952 di Chicago dia memperoleh BA dari Cornell University  sedangkan PhD dari Harvard University, dia adalah orang Jepang yang menikah dengan orang Amerika Serikat yaitu Laura Homgren dan memiliki tiga orang anak. Pada tahun 1981 dia menjadi anggota delegasi Amerika Serikat untuk pembicaraan Arab Israel tentang otonomi Palestina

          Bukunya yang paling populer saat ini adalah The End of History and the Last Man yang mengganggap bahwa puncak keberhasilan manusia adalah setelah mengumandangkan kebebasan, cinta kasih, kapitalistik, jadi walaupun  manusia itu tinggal satu-satunya di dunia pada akhir kehidupan nanti, maka dia harus memilih liberal yang menghormati demokrasi dan hak azasi manusia, maka hal ini sudah barang tentu didukung oleh dunia Barat setelah mereka merasa yakin atas kemenangan Barat atas Timur, kemenangan Utara atas Selatan .

6. Samuel Huntington

          Samuel Huntington adalah penulis buku The Class of Civilization yang mengguncangkan itu, karena sudah ada dari dulu perbedaan peradaban yang berurat berakar dalam pengikutnya  mereka mempunyai petunjuk sendiri tentang kebenaran, kebaikan dan keindahan dalam cara berpikirnya, yang satu merasa benar terhadap yang lain yaitu peradaban Barat dan peradaban Timur.  Barat yang sekuler maka Timur memilih agamis yaitu menghubungkan dunia ghaib dengan kehidupan dunia nyata, maka untuk itu tampak Islam menjadi pelopornya. Jadi ketika Anthony Giddens mengatakan bahwa the first way adalah sosialisme komunis, kemudian the second way adalah liberalisme kapitalis, lalu kemudian menyuguhkan jalan ketiga (the third way) maka oleh Samuel Huntington dianggap jalan ketiga itu adalah Islam, ketiga kutub peradaban ini sampai kapanpun akan berbenturan.

14. Ali Syariati

          Ali Syariati lahir pada tanggal 24 Nopember 1933 sebagai anak pertama dari hasil pernikahan ayahnya Muhammad Taqi dengan ibunya Zahra. Pasa usia delapan tahun Ali Syariati masuk sekolah dasar yang diajar oleh ayahandanya sendiri. Dari muda Ali Syariati sudah suka membaca dan dia tenggelam dalam perpustakaan pribadi ayahnya yang memiliki ribuan buku, yang paling disukainya adalah Filsafat Islam. Sedangkan idolanya dalam berkarier adalah Abu Dzar RA yang mengasingkan diri karena perseteruan Islam, Ali Syariati memang menjadi penyendiri dalam hidupnya. Sekolah lanjutan diselesaikan Ali Syariati pada tahun 1950 kemudian dilanjutkan ke Kolese Pendidikan Guru Masyhad yang memiliki asrama, dari sekolah ini Ali Syariati juga melanjutkan studinya ke Fakultas Sastra Universitas Masyhad sampai memperoleh gelar sarjana muda, kesarjanaan penuh diperoleh Ali Syariati setelah menikah dan memiliki seorang putera di Paris dengan memboyong serta keluarganya. Ali Syariati lulus dan memperoleh gelar Doctor dari Univertsitas Sorbonne

          Ali Syariati menyelesaikan berbagai karya ilmiah, novel, buku teks perguruan tinggi, agama, dan pengamatan sosialnya di antaranya berjudul Haji, Gurun, Fatimah, Sejarah Filsafat, Jalan Tengah Islam dan Collected Works. Ketika revolusi Iran meletus dan menumbangkan Syah, Ali Syariati mendudukng Imam Ayattulah Rohullah Khomeini, beliau pulang ke Iran melawati jalan darat dan ditangkap di Irak, setelah dipenjarakan beberapa bulan  kemudian dibebaskan. Tetapi Ali Syariati tidak mendapat tempat yang layak selama di Iran, karena sikapnya yang frontal dan fundamentalis, beliau dan keluarganya kembali ke Eropah mengajar dan berceramah di berbagai negara serta akhirnya  Ali Syariati meningggal dunia di Inggeris pada tanggal 19 Juni 1977

15. Abul a’la al Maududi

          Abul a’la al Maududi lahir pada tanggal 25 September 1903 bertepatan dengan tanggal 3 Rajab 1321 di Aurangabad dekat Andra Pradesh India, beliau adalah keluarga muskim terkemuka, dalam hidup beliau karangan beliau yang terkenal adalah buku “Al Khalifah wal Mulk” mengenai munculnya kerajaan yang tirani setelah Khalifah ur Rasyidin yang jujur dan adil, kemudian buku “The Islamic Law and Constitution” mengenai sistem politik Islam mulai dari undang-undang yang berdasarkan Al Quran sampai pada pelaksanaan sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad SAW “Al Jihad fil Islam” mengenai perang dan damai dalam hukum Islam.

          Membaca gagasan segar Maududi yang beredar luas di kalangan masyarakat ini, Muhammad Iqbal membujuk Maududi agar pindah dari Hyderabad ke  Distrik Pathankot di bagian Timur Punjab, di sanalah Maududi dan Iqbal bekerja sama  mendirikan suatu pusat riset  yang dinamakan Darul Islam  untuk mendidik para Sarjana Islam, sayang Iqbal berusia pendek, kepergiannya memberikan duka yang mendalam kepada Maududi.  Ketika Pakistan merdeka kemudian melepoaskan diri dari India, Maududi pindah ke Pakistan  dan memusatkan tenaga dan pikirannya  untuk mendirikan suatu Negara Islam yang sesuai dengan ajaran Islam, tetapi pada tahun 1953 pemerintah Pakistan menjatuhi Maududi hukuman mati dengan tuduhan subversif, Maududi tidak menampiknya, hanya karena malu kepada dunia Islam, kemudian hukuman itu diganti menjadi hukuman seumur hidup.

16. Dan Brown

          Dan Brown mulai dikenal di dunia karena bukunya The Da Vinci Code yang mengguncang iman dan membuka nalar, bukan karena beliau membuat kisah Jean Jaques Saunirre dan cucunya Sophia Niveu serta Robert Langdom sang ilmuwan, karena cerita itu memang fiktif tetapi fakta sejarahnya yang membuat orang terpana tanpa komentar selain hanya sekedar membelokkan topik utamanya, adalah persoalan sebuah agama

          Dalam buku itu diceritakan lengkap dengan gambar alatnya, yaitu  para biarawan Sion membuat sebuah alat untuk memukul kelamin apabika ereksi melihat wanita cantik yang merangsang karena bajunya yang terbuka, dengan begitu Tuhan Yang Maha Kasih keliru membuat kelamin sehingga menikah tidak perlu bagi para paus, para kardinal, para uskup, para pastor, dan para biarawan.  Kalau saja Dan Brown seorang Islam maka dia akan membahas bahwa apa yang diciptakan oleh Allah di alam raya ini ada gunanya, tetapi dia seorang Kristen Katholik sehingga tidak tahu ayat ini, jadi yang keliru bukan kelaminnya tetapi apabila seseorang itu melakukan perzinahan, oleh karena itu seseorang harus melakukan pernikahan secara normal dan sakral dalam hidupnya

          Dan Brown lalu mengetengahkan  data bagaimana perkosaan yang dilakukan oleh para pastor kepada biarawati bahkan yang lebih menjijikkan adalah perbuatan homosex dan juga phedopilia yang dilakukan para petinggi gereja kepada para pelayan missa yang masih di bawah umur, itulah sebabnya film ini memperlihatkan bagaimana Jean Jaques Saounirre melakukan persetubuhan karena yang dilarang hanyalah perzinahan, bukan penciptaan kelamin yang diciptakan Tuhan, karena Tuhan mewajibkan nikah, lalu karena nikah dianggap buruk karena  akan melakukan persetubuhan, maka kelamin yang tidak sengaja ereksi  lalu harus ditusuk ketika sang biarawan sion mengakaminya, dalam buku ini  diperlihatkan oleh tokoh Silas (si Albino).

          Dan Brown sebelum menjadi penulis buku adalah seorang penyanyi gereja Katholik yang alim, dalam bukunya ini dia hanya memperlihatkan logika berpikir umum menghadapi dogma gereja yang keliru. Sedangkan penggunaan Nama Leonardo da Vinci adalah karena bermula dari penggunaan kode yang diberikan pelukis aneh ini bahwa bahwa lukisan kedekatan Yesus dengan Maria Magdalena memperlihatkan tuduhan yang  selama ini sebagai perempuan nakal adalah keliru karena wanita ini isteri Yesus yang memiliki anak dan turunan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: