Language in Diversity

Gerund

Gerund adalah bentuk V-ing dari kata kerja yang difungsikan sebagai kata benda (noun). Gerund berbentuk sama dengan present participle, tetapi mempunyai fungsi yang berbeda dan juga bukan berarti “sedang”.

A.    Penggunaan Gerund

1. Sebagai subject

Ex: Smoking is bad for your health

2. Sebagai object

Ex: They finish speaking

3. Sebagai subjective complement

Ex: one of his worst habits is telling lies

4. Digunakan di belakang No …… (membentuk kalimat pendek yang menyatakan larangan atau peringatan)

Ex: No parking!, No smoking!, No spitting!

5. Sebagai appositive (keterangan tambahan) dalam suatu kalimat

Ex: His method, shooting and killing, eventually came to an end

6. Digunakan di belakang Possesive adjective/possessive noun

Ex: I don’t mind your living here, I am annoyed about John’s forgetting to pay

7. Digunakan setelah kelompok kata (phrase) tertentu seperti: it’s no use ……, it is no good ……, it’s worth ……, Would you mind ……, Subject + can’t help……

/Stand ……

Ex: I can’t help feeling angry about it, I think it is no use trying again

8. Digunakan setelah kata depan (preposition) without, after, before, instead of, about, by.

Ex: before leaving the house, I locked the door/after washing the rise, I cooked it

9. Digunakan setelah kata kerja tertentu (certain verb) seperti admit advice, avoid, enjoy, consider, forget, dislike etc.

Ex: They enjoy playing the game

10. Digunakan setelah Verb + Prepositin seperti: accused of, depend on, approve of, put off, insist on, give up, go on, think of etc.

Ex: Daniel gave up smoking because of his docter advice

11. Digunakan setelah Adjective + Prepositin seperti: accustomed to, afraid of, capable of, sorry for etc.

Ex: I’m tired of doing the work again

12. Digunakan setelah Noun + Prepositin seperti: choice of, excuse for, method of, habit of, possibility of, opportunity of, reason for etc.

Ex: there’s no reason for leaving so early

13. Digunakan untuk menyatakan ungkapan tertentu (idiomatic expression) yang menunjukkan kegiatan reaksi dengan dengan pola: Go + Gerund, seperti: go bowling, go shopping, go jogging, go swimming, go camping, go dancing etc.

Ex: do you go shopping?/We went fishing yesterday

B.     The Perfect Gerund (Gerund Berbentuk Perfect Tense)

1. Present tense, misalnya: learning, walking, reading, driving etc.

2. Perfect tense, misalnya: having learned, having read, having walked, having written etc. dan biasanya digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang terjadi lebih dahulu dari pada peristiwa lain.

Ex: I regret not having taken her advice (saya menyesal tidak menuruti nasehatnya; tidak menuruti nasehatnya terjadi lebih dahulu dari pada menyesal)

C.    The Passive Gerund (Gerund Berbentuk Passive)

Passive Gerund mempunyai dua bentuk:

1        Present: being written, being asked etc.

Ex: I remember being taken to London as a small child

2        Perfect: having been written, having been asked etc.

Ex: He denied having been interviewed by the police

Participle

Participle adalah kata kerja yang telah di-katasifat-kan, dan berfungsi sebagai kata sifat (adjective) yang memberi sifat atau keterangan kepada Noun.

A.    Jenis-Jenis Participle

1. Present Participle adalah kata kerja yang berakhiran –ing (mengandung arti aktif dan menunjukkan waktu sekarang), seperti: opening, making, doing, breaking dan sebagainya.

2. Past Participle adalah kata kerja yang diberi akhiran –ed untuk kata kerja yang beraturan (regular verb) dan untuk yang tidak beraturan (irregular) bisa diperiksa di kamus bahasa (mengandung arti pasif dan menunjukkan waktu yang lampau).

B.     Penggunaan Participle

Secara umum participle dapat digunakan bersama dengan Auxiliary verb atau modal untuk membentuk: (1) Continuous tense Ex: It was raining (2) Perfect tense Ex: I’ve forgotten your name (3) Passive voice Ex: we are being followed.

C.    Penggunaan Present Participle

1. Digunakan sebagai Adjective, tempatnya di depan kata benda (noun) yang mendapatkan kata keterangan sifat itu; sebagaimana kata sifat biasa. Dan dalam hal ini mempunyai arti aktif.

Ex: The poor boy is swept by rushing water (air yang deras)

I openen the envelope with trembeling hand (tangan yang gemetar)

2. Digunakan sebagai adjective yang tempatnya di belakang kata benda yang disifatinya, jika diiringi oleh kata-kata lain.

Ex: The Chinese people is the largest community in the world possessing a common written language (yang mempunyai)

3. Bila terjadi dua peristiwa yang subjectnya sama dan terjadi pada waktu yang bersamaan (hampir), hal itu biasanya salah satu dari keduanya dapat dinyatakan dengan present participle.

Ex: When I was walking to school, I saw him there (walking to school, I saw him there)

4. Bila ada suatu peristiwa yang segera diikuti oleh peristiwa lainnya; dalam hal ini dilakukan oleh subjek yang sama, maka peristiwa pertama sering diungkapkan dengan present participle.

Ex: He opened the drawer and took out a revolver (opening the drawer, he took out a revolver)

5. Bila peristiwa yang kedua adalah merupakan bagian yang pertama atau merupakan hasil dari peristiwa yang pertama, maka kita dapat mengungkapkan yang kedua dengan bentuk present participle.

Ex: She went out, slamming the door / he tried, wounding one of the bandits

6. Present Participle juga dapat menggantikan: as/since/because + Subject + Verb

Ex: Not knowing what to do, I telephoned the police. (because I didn’t know what to do, I telephoned the police.

D.    Penggunaan Past Participle

1. Past Participle dapat digunakan sebagai Adjective (kata sifat) yang letaknya sebelum atau sesudah noun. Dalam hal ini mempunyai arti pasif.

a. Diletakkan di depan kata benda yang diterangkan sifatnya, apabila Participle itu menyatakan keadaan. Ex: rice must be grown on flooded field (padi harus di tanam di sawah yang berair).

b. Diletakkan di belakang kata benda yang mendapatkan keterangan sifat, bila participle itu menyatakan perbuatan. Ex: can you tell me the number of men killed

2. Digunakan sebagai adjective (kata sifat) dalam kata sebutan (predikat) yang memakai to be.

Ex: I am very pleased to see you again

3. Past Participle dapat pula digunakan sebagaimana Adverb yang menerangkan bagaimana atau mengapa sesuatu itu terjadi.

Ex: Having lost all my money, I went home

Having Rejected by all his friends, he decided to become a monk

Note: Dapat juga digunakan bentuk; Having been + Past Participle (berarti pasif)

4. Past Participle dapat digunakan setelah kata kerja-kata kerja berikut ini yang biasanya mempunyai arti pasif; have, get, wish, want, see, prefer, like, find, feel dan sebagainya.

Ex: I found the car covered with dust (saya mendapati mobil itu tertutup debu)

E.     Bentuk Negative Participle

Bentuknya yaitu:   Not

+ Participle

Not having

Example:   Not knowing anyone in new town, she felt very sad

Not having seen you before, she won’t recognize you

F.     Passive Participle

Ada dua macam bentuk Passive Participle, yaitu:

1        The present Passive Participle (Being + Past Participle)

Ex: The work being done will be finish soon

2         The Perfect Passive Participle (Having been+ Past Participle)

Ex: Having been asked to help, I couldn’t go home early

Infinitive

Infinitive adalah bentuk kata kerja pertama (yang belum terikat dengan pokok kalimat)

  • Kinds of Invinitive

1        Infinitive dengan To/Infinitive (kata kerja yang didahului dengan To)

2        Infinitive tanpa To/Bare Infinitive (kata kerja yang tidak didahului dengan To)

A.    Infinitive

  • Functions of Infinitive

1. Sebagai Subject

Ex: To say is easy but to do is difficult

2. Sebagai Subjective Complement. dalam hal ini sering digunakan bersama to be; am, is, are, was, were untuk menyatakan suatu perintah, keinginan, atau keharusan

Ex: You are to do your home work before you watch TV

3. Sebagai pelengkap kata kerja (complement to a verb)

Ex: I promised to meet him in the post office

4. Sebagai pelengkap object (objective complement)

Ex: They advice me to wait in the park

5. Sebagai object kata kerja (object to a verb)

Ex: They forget to tell me about the exam

6. Sebagai object kata depan (object to a preposition)

Ex: Lucy is about to go abroad/Maria desires nothing but to go home

7. Sebagai Adjective. Dan dalam hal ini kadang diartikan pasif atau diartikan aktif

Ex: I have a few words to say/Rouge wants some thing to drink

8. Sebagai Adverb (kata keterangan) yang menerangkan Verb

Ex: We join the program to study

9. Biasanya digunakan bersamaan dengan kata Too/enough

Ex: He is too tired to walk any farther/He is not old enough to get married early

1o. Sering digunakan di belakang kata Tanya seperti: when, where, how, whom, whose, what dan wich

Ex:  I don’t know what to do/please tell me how to get to the bus station

  • Bentuk Negative Infinitive

Negative Infinitive dibentuk dengan menambahkan Not di depan To, perhatikan contoh-contoh berikut ini:

Example    : He decided not to go to the movie

: It is wrong not to help others

  • Bentuk Continuous Infinitive

Ada dua bentuk continuous infinitive yaitu:

1. Present Continuous Infinitive

Bentuk ini menunjukkan bahwa suatu peristiwa atau perbuatan telah terjadi dan masih berlangsung terus.

Ex:       They are likely to be waiting for us at the station

(mereka rupanya sedang menunggu kita di stasion)

2. Perfect Continuous Infinitive

Bentuk ini menunjukkan bahwa suatu peristiwa atau perbuatan telah terjadi dan berlangsung dengan durasi tertentu.

Ex:       She suspected us to have been quarrelling for two days

(Dia menduga bahwa sudah terjadi pertengkaran di antara kita selama dua hari)

  • Bentuk Perfect Infinitive

Bentuk ini menunjukkan bahwa peristiwa terjadi lebih dulu dari peristiwa yang lainnya.

Example    : I am sorry to have kept you waiting (maaf sudah biarkan anda nunggu lama)

  • The Passive Infinitive

Ada dua bentuk Passive Infinitive yaitu:

3 . Simple, example: to be written, to be asked etc.

Ex:       I don’t see that there is anything to be said

4. Perfect, example: to have been written, to have been asked etc.

Ex:       The book is said to have been translated into many languages

B.     Bare Infinitive

1. Digunakan sesudah Modal Auxiliary

Ex: I can come here again

2. Digunakan sesudah kelompok kata kerja tertentu (certain verb) seperti: see, hear, make, fell, watch, know, bid, let, please, need not, dare not, behold.

Ex: I saw him come

Note:

Kata-kata kerja tersebut di atas hanya menghilangkan satu “To”, sesudah “saw” datang kata “come”, maka “come” itu tidak boleh memakai “To”. Tapi jika sesudah “come” ada kata kerja lagi, maka mestilah memakai “To”.

Ex: I saw him come to learn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: